Sistem Kerja Judi Online

Judi online merupakan sesuatu yang illegal dengan banyak undang-undang yang mengikat dan melarangnya. Namun masih saja tetap banyak orang yang bisa memainkan permainan ini. lalu kenapa bisa begitu, bukankah hal tersebut sudah dilarang? Tapi kenapa masih bisa luput dari pengawasan?

Judi online merupakan permainan online yang melibatkan taruhan didalamnya yang dilakukan secara online melalui media internet. Ada banyak sekali jenis permainan judi ynag dilakukan secara online ini. pemain yang melakuka permainan judi online biasanya menggunakan agen yang menjadi perantara antara pemain dan Bandar.

Di Indonesia sendiri terdapat sekitar 50 juta pencarian untuk situs agen judi. Agen judi biasanya mendistribusikan ID name atau akun dan juga melakukan transaksi baik itu deposit atau withdraw dari pemain yang menggunakan jasa mereka. Tentu saja mereka mendapat keuntungan dari kegiatan tersebut.

Agen judi ini biasanya tidak terikat atau tidak memiliki ikatan dengan Bandar atau apapun itu, jadi jika mereka rugi dan tiba-tiba menutup usahanya pemain tidak akan bisa mengakses dan melaporkan tindakan tersebut .

Bandar dan agen tentu saja adalah hal yang berbeda. Bandar judi tidak akan bisa bangkrut dan menutup usahanya. Jikapun itu terjadi berarti Bandar tersebut tidak sanggup untuk membayar operasional yang tidak sedikit jumlahnya. Bandar secara sederhana adalah mediator antara pemain satu dengan pemain lainnya. Posisi sebagai Bandar ini akan membuat mereka selalu mendapatkan keuntungan. Semakin banyak pemain ynag bergabung semakin banyka pula keuntungan yang mereka dapatkan.

Lalu bagaimana cara mereka bekerja? Contohnya seperti ini. ambil dari taruhan bola, pada setiap taruhan pasti ada nilai oddsnya, mau itu genap ganjil atau pun main 1×2. Contoh A pegang taruhan bawah dapat kei-21 dan B pegang atas dapat kei -5. Berapapun golnya ataupun klub mana saja yang menang mereka yang kalah tetap saja harus membayar dari nilai taruhan.

Contoh kita pasang taruhan sebesar 100 ribu, bagi A dis harus membayar 121 ribu sedangkan B harus membayar 105 ribu, tapi pemenang tetap mendapat sejumlah uang taruhan yaitu 100ribu. Lalu kemana 21 dan 5 ribu tersebut? tentu saja ke kantong Bandar. Hal ini tidak hanya berlaku bagi permainan judi baik yang langsung maupun online. Setiap bisnis pati terdapat komisi atau odds didalamnya bukan. Seperti jual beli penjual pasti menginginkan untung dari barang yang dijual nah keuntungan tersebut merupakan odds.

Di Indonesia sendiri judi bukanlah sesuatu hal yang baru, judi merupakan hal lama yang meskipun ada undang-undang ynag melarang tetap saja peminatnya tidak berkurang. Apalagi saat ini dengan berkembangnya digitalisasi yang membuat judi memasuki ranah online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *